Tuesday, 8 April 2008

Zuhud

Rating:★★★★★
Category:Other
Dari milis assunnah

Pertanyaan:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
pertama sekali syukran kasira ana ucapkan kepada antum semua yang membantu menjawab pertanyaan saya tentang nama-nama kitab yang membincangkan bab zuhud.Jazakumullahu khoiran kasira.

Disini sekali lagi ana ingin bertnya,apa pula beza diantara zuhud dan rendah diri?adakah keduanya punya perbezaan,jika ada,apakah perbezaan antara keduanya?Diharap antum semua dapat membantu menjawab persoalan ini,

Jazakumullahu khoira.

Assalamualaikum

Jawaban
Setahu ana orang zuhud bukan berarti merendahkan diri.

Orang yang zuhud di dunia maksudnya bukan melepaskan dunia ini dari tangan sama sekali dan duduk berdiam diri, tapi maksudnya mengeluarkan dunia ini secara keseluruhan dari hatinya, tidak menengoknya dan tidak membiarkannya mengendap di dalam hati, meskipun sebagian dunia ini terpegang di tangannnya. Sebab zuhud itu bukan berarti engkau melepaskan dunia namun ia bersemayam di dalam hatimu. Yang dimaksud zuhud ialah jika engkau meninggalkan dunia dari hatimu meskipun ia ada di kedua tanganmu. Hal ini seperti keadaan Al-Khulafa'urrasyidun dan Umar bin Abdul Aziz, yang menjadi sosok orang zuhud, meskipun simpanan-simpanan harta dunia ada di bawah kekuasaannya, atau seperti keadaan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, ketika Allah menakhlukkan dunia bagi beliau, tapi semua itu justru menambah kezuhudan beliau. Allah Subhanahu Wata'ala berfirman :

"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (Al-Hadid : 20)

Allah melarang manusia agar tidak terperdaya oleh dunia dan mengabarkan kepada kita tentang keburukan akibatnya yang menimpa orang-orang yang terperdaya olehnya. Allah memperingatkan kita tentang bagaimana kesudahan hidup yang mereka alami dan Dia juga mencela orang yang ridha terhadap dunia serta merasa senang kepadanya.

Selain itu Allah Subhanahu Wata'ala memerintahkan orang Muslim untuk mengambil bagiannya dari dunia, sebagaimana firman-Nya,

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi." (Al-Qashash : 77)

Oleh sebab itu zuhud bukan berarti meninggalkan usaha dan kerja mencari penghidupan, bukan berarti meninggalkan sebab-sebab dan tidak mengambilnya, atau lari dari tanggung jawab individual dan sosial. Sebab Islam sangat peduli terhadap kehidupan dunia dan menaruh perhatian yang amat besar, sesuai dengan fungsinya untuk mempertahankan kemaslahatan individual dan sosial.

Mungkin bisa dijadikan referensi bacaan kitab Az-Zuhud buah karya Imam Ahmad bin Hanbal Rahimahullah. Dalam edisi bahasa Indonesia dengan judul Zuhud Cahaya Qalbu, terbitan Darul Falah, Jakarta. Disana juga ada sekitar 62 kitab referensi tentang zuhud.

Wallahu'alam

Jawaban
wa'alaikum salam warohmatulloohi wabarokaatuhu,

ada banyak definisi zuhud disampaikan oleh ulama ahlus sunnah,
perbedaan definisi tersebut saling menguatkan dan saling menjelaskan
satu sama lain.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat bagi ana,anti dan kaum muslimin:
(diringkas dan diberi tambahan dari bab Zuhud, buku "40 Hadits
Akhlaq", penulis Ahmad Muadz Haqqi,Pustaka As-Sunnah).
Zuhud dalam sesuatu berarti berpaling darinya karena menganggapnya
sedikit dan remeh serta rendahnya nilai berkonsentrasi terhadapnya.
Dalam bahasa Arab, bila sesuatu dizuhudi berarti dia sedikit dan hina.

Zuhud bukan berarti mengharamkan yang halal, seperti halnya ajaran
sufi yang mengharamkan nikah, belajar, pakaian indah dan seterusnya.
Dan zuhud bukan juga berarti menghalalkan yang haram.
Namun zuhud terhadap dunia adalah bila apa yang ada dalam jangkauanmu
tidak lebih engkau percayai dari apa-apa yang ada di sisi Alloh
Ta'ala.

Wahab bin Warad rohimahullohu berkata: "Zuhud terhadap dunia yaitu
bila kamu tidak mengeluh dan berputus asa terhadap dunia yang
terlewat dan terlepas darimu serta tidak berbangga dengan dunia yang
tiba kepadamu."

Sufyan Ats Tsauri rohimahullohu berkata: "Zuhud terhadap dunia adalah
membatasi angan-angan, bukan dengan memakan makanan keras dan memakai
pakaian karung. Dia mengatakan di antara do'a para ulama adalah : Ya
Alloh, berilah kami sikap zuhud terhadap dunia dan luaskanlah dunia
itu bagi kami. Jangan Engkau persulit dunia bagi kami karena itu akan
menjadikan kami mencintai dunia itu."

Para Nabi dan Rasul diikuti para shahabat yang mulia adalah sebaik-
baik contoh dalam hal zuhud.
Nabi Sulaiman 'alaihissalam adalah orang yang zuhud meskipun banyak
hartanya, Nabi Yusuf 'alaihissalam pun demikian. Dan yang tercantik
teladan zuhudnya adalah Rosulullooh shollollohu 'alaihi wa sallam. Di
kalangan shahabat terdapat banyak nama, sedikit nama di antara mereka
adalah Abu Bakar Ash Shiddiq,Umar bin Khattab, Utsman bin 'Affan,'Ali
bin Abi Tholib, 'Abdurrahman bin Auf rohimahumulloh. Mereka semua
menyimpan dunia di tangannya, tidak di hatinya. Istilah Zuhud yang
diperkenalkan oleh kaum sufi dengan tidak bekerja, tidak belajar
dien, tidak suka pakaian indah adalah menyimpang dari sunnah
Rosulullooh shollollohu 'alaihi wa sallam.

Adapun mengenai rendah diri, ana tidak tahu. Namun jika rendah hati =
tawadhu, berikut salah satu terjemah hadits:
Rosulullooh shollollohu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Dan tidaklah seseorang rendah hati karena Alloh akan
mengangkat derajatnya" [Hadits Riwayat Muslim 2588, Tirmidzi 2029,
Malik 1885, Ash–Shahihah 2328. bersumber dari Abu Hurairah]

Banyak situs berkaitan dengan As Sunnah memiliki database artikel
yang bagus untuk anti download:
1. http://almanhaj.or.id/
(download kompilasi offline:
http://download.assunnah.web.id/index.php?
dir=almanhaj.or.id/&file=chmalmanhajversi38.tar.bz2 )

2. http://salafidb.googlepages.com/
3. http://download.assunnah.web.id/

barokiillaahu fiik,

Abu Muhammad
-------------

BACA JUGA: http://muslim.or.id/artikel/tazkiyatun-nufus/zuhud.html

No comments: